Apa Saja Syarat dan Ketentuan Pembuatan Kartu Identitas Anak

Apa Saja Syarat dan Ketentuan Pembuatan Kartu Identitas Anak

Pembuatan Kartu Identitas Anak saat ini ramai diperbincangkan karena manfaat serta kegunaan yang bisa didapat oleh sang anak. Selain bisa meringankan beban orang tua dalam membeli kebutuhan sekolah, kartu ini juga bisa digunakan untuk mendapatkan potongan harga ketika berlibur. Lalu apa saja syarat serta ketentuan dalam pembuatannya?

Jenis Kartu

Sebelum membahas tentang syarat dan ketentuan dalam pembuatan KIA ini, akan lebih baik jika Anda mengetahui jenis kartu yang sedang marak dibicarakan ini. Karena kedua jenis kartu tersebut sedikit banyak membutuhkan persyaratan yang berbeda pula.

Jenis yang pertama dikhususkan untuk anak umur 0-5 tahun. Bagi bayi warga negara Indonesia yang baru lahir, ia akan mendapatkan Kartu Identitas Anak secara bersamaan dengan akta kelahiran.

Berbeda dengan jenis kedua, yakni anak umur 5-17 tahun yang sebelumnya telah memiliki akta kelahiran. Masa berlaku kedua kartu tersebut pun berbeda, tergantung dengan umur sang anak itu sendiri. Sebagai orang tua, Anda harus benar-benar memperhatikan ketentuan baru dari pemerintah tersebut.

Syarat KIA Anak Umur 0-5 Tahun

Persyaratan yang harus dipenuhi oleh orang tua tidaklah sulit, cukup membawa fotokopi akta kelahiran serta menunjukkan akta kelahiran asli kepada petugas. Tak lupa KK serta KTP asli dari orang tua atau wali sang anak. Karena dianggap masih kecil, maka pembuatan KIA yang satu ini tidak disertai dengan foto pemilik.

Syarat KIA Anak Umur 5-17 Tahun

Berbeda dengan jenis KIA sebelumnya, pembuatan kartu untuk anak 5-17 tahun ini membutuhkan foto berukuran 2×3 sebanyak dua lembar sebagai salah satu identitas. Selain itu pemohon juga harus menyertakan fotokopi akta kelahiran serta menunjukkan akta kelahiran anak yang asli. Ditambah dengan KK serta KTP orang tua atau wali.

Syarat Bagi WNA

Bagi warga negara asing yang ingin memiliki KIA, mereka haruslah masuk ke dalam kategori kartu yang kedua yakni berusia 5-17 tahun. Adapun syarat yang diperlukan sama dengan syarat pembuatan kartu di atas ditambah dengan fotokopi paspor serta surat izin tinggal yang masih aktif.

Berbeda dengan KIA milik anak WNI asli yang berlaku menurut usia sang anak itu sendiri, KIA untuk warga asing ini hanya berlaku mengikuti masa tinggal di Indonesia yang orang tua mereka miliki.

Langkah Pembuatan

Setelah semua berkas disiapkan, maka pemohon atau orang tua harus datang langsung ke kantor Dukcapil atau DInas Kependudukan dan Catatan Sipil yangberada di daerahnya masing-masing. Setelah itu mereka akan diberikan formulir berupa keterangan nama anak   NIK anak, No akta kelahiran, tempat/tanggal lahir, nama ayah dan ibu serta alamat tempat tinggal sang anak.

Setelah mengisi formulir dan menyerahkan berkas, maka Anda harus mengambil nomor antrian. Tunggu beberapa saat dan Anda pun sudah mendapatkan KIA untuk sang buah hati di rumah yang bisa dimanfaatkan untuk berbagai kepentingan mendatang.

Syarat dan ketentuan di atas sangat berguna untuk mendapatkan identitas anak sebagai warga negara Indonesia sedari kecil. Sehingga kelak di kemudian hari ketika sudah berumur 17 tahun, nomor yang terdapat dalam Kartu Identitas Anak yang sudah dimiliki bisa dilanjutkan menjadi nomor KTP. Segala kejadian yang membutuhkan kartu identitas pun akan tercatat rapi.